Rabu, 21 Maret 2018

puisi sang pemberi terang



Sang pemberi terang

Kusodorkan terang dikala malam
Menyisir hati yang mulai mengangan
Berbagi kasih dalam genggaman
Bagaikan jalan tiada ujungnya
           Mata memerah pun tak aku hiraukan
           Kenapa tidak,sebab sang pemanah tak lihatkan senyumnya
           Hanya suara hewan itu yang menemani setiap langkahku
           Disemangati angin yang berbisik pelan
Setiap kata yang keluar kutelaah secara perlahan
Memilih,memilah ku jadikan satu rangkain makna
Sedihku,senangku tertuang dalam setiap barisan
Melodipun mengiringinya,
          Hanya suara itu yang aku ingat
          Seakan menjadi destinasi berharga dalam kuberkelana didunia lain ini
          Sekali ku tertunduk dia mulai mengintip dibalik jendela emasku
          Tersenyum sambil memegangi rambut panjangnya nan indah itu
Sesobek kertas didepanku yang bergerak karena hembusan nafas ini
Seakan menghindar dari panasnya sinar mataku
Kuterdiam sejenak dan mengambil kertas itu
Dengan lirih disampaikannya tentang keteguhan hati sang pemberi terang
         Aku tersadar dan mulai kulepas semua beban ini satu per satu
         Hingga akhirnya kuturutkan apa yang aku rasakan
         Melangkah dengan pasti diiringi senyum sang pemanah
         Dan kekuatan sinar itu kurasakan masuk hingga dalam jemari kecilku
Masuk,masuk dan terus memasuki dalam setiap gerakan nafas ini
Terang menerangi setiap senyuman,datang mendatangi setiap hembusan
Sang pemberi terang sungguh tinggi kau terbangkan percikan cinta itu
Hingga semua terasa berbeda dalam setiap perbedaan
           Makna yang dituliskannya pun terasa kusentuh
           Menjadi satu kesenangan yang tak terupiahkan
           Tak bisa kuhitung keindahan yang kujalani
           Sampai akupun lupa kapan aku memulainya.
Semua tak semudah itu untuk menjadi satu kenangan
Berpacu dalam setiap renung kehidupan ini
Tapi sang pemberi terang tak terlelap pulas dalam khayangan
Memberikan terang setiap perjalanan.

                        Keyakinan dan semangatlah penjawab luka itu
                                    Jum’at,16 maret 2018
       
   

Created by dwi setyawan
        
Salam bahagia untuk kita semua,apa kabar teman-teman pembaca setia puisi dwi,semoga dalam keadaan sehat dan berbahagia,terima kasih telah menyempatkan waktunya untuk membaca puisi-puisi saya,dikesempatan ini saya berhasil membuat karya yang kedua berjudul sang pemberi terang,apa sih sebenarnya yang ingin disampaikan dari puisi itu,dari pengarang/perangkai karya ini(saya sendiri), secara singkat bahwa seseorang yang terus berjuang untuk mencapai satu tujuan,yang semula dihantui rasa ketidakyakinan tapi seorang semangat datang memberikan semangatnya dan memberi nasehat bahwa sang peraih mimpi itu tidak sendiri karena Tuhan selalu membantu setiap langkahnya,dan akhirnya pun sang peraih mimpi sadar dan tambah yakin akan keberhasilan,,
Makna yang tersirat yg dapat diambil yakinlah dan semangatlah dalam mengejar mimpi maka kau akan sukses dikedepannya,
Itu sih kurang lebihnya,tapi semua tergantung masing-masing pembaca untuk memaknainya,sebagai penyempurna karya selanjutnya saran dan kritik sangat saya harapkan,terima kasih,good luck.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tetap Jalani