Tampilkan postingan dengan label ceritaku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ceritaku. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 April 2018

Jangan menyerah,tetap semangat


Jangan menyerah,tetap semangat
Salam bahagia sobat,
Keinginan yang tinggi pasti memerlukan pengorbanan yang besar pula untuk mencapai satu tujuan yang dikehendaki,beda halnya jika kita silent untuk memperjuangkan keinginan tersebut yang ada hanyalah bayang-bayang yang semu antara benar atau salah antara takut dan berani,dsb,yang kesemua itu menjadi penghalang langkah kita,menjadikan penyesalan dikemudian hari.
Dan dari semua keinginan tersebut  jangan menginginkan yang negatif karena keinginan yang berasal dari hati seseorang baik itu negatif ataupun positif pasti akan berdampak pada masa yang akan datang,kalau pituah jawa mengatakan”nek kwe ngendakake elek neng uripmu trus nglakokke keolonan neng uripmu iku bakal ngembet nek anak bojomu besuk sewalikke nek kwe ngendakake apik nek urip mu lan nindakake kebecikan neng uripmu bakale numrapi anak bojomu besuk”artinya apa,suatu pikiran yang menjadikan keinginan dalam kehidupan yang membuat action pada keinginan tsb yang berupa tindakan baik itu negatif ataupun positif pasti akan mendapatkan balasannya dimasa yang akan datang,,
Haduh malah sampai tentang pituah jawa segala,sebenarnya yang aku ingin bahas di artikel ini tentang pengharapanku yang muncul dari keinginanku,tentang betapa gigihnya aku,tidak menyerahnya aku untuk melakukan setiap proses yang berliku,,,,apa sih itu...sepertinya menarik nih...yuk ikuti ceritanya sampai selesai..
Berawal dari aku lulus sekolah menengah kejuruan yang kesemuanya itu menjadi permulaan suatu cita-cita dini yang harus aku lakukan untuk mencapainya,dengan tanpa aku tahu aku harus melalui beberapa tahapan proses kesulitan yang sangat luar biasa,menurutku hidup ini sangat mudah,menurutku hidup ini enteng tanpa beban.
Bergantinya hari yang membuatku bergegas untuk melakukan sesuatu dari dalam diri untuk menjadi lebih baik lagi dari segala hal,baik itu tingkah laku,harta,dan sebagainya itu.
Langkah pertama yang aku tempuh saat itu mengikuti jejak paman saya yang berada di bekasi(jakarta),yang bekerja diPT ternama,aku dibantu untuk melamar pekerjaan yang diwaktu itu PT tersebut membuka lowongan pekerjaan,saya tinggal berdua dikos.
Dengan surat lamaran yang aku titipkan kepada paman saya,yang bermodalkan nilai ijasah yang tidak jelek,aku mempunyai keyakinan bahwa aku pasti diterima,tiba waktu untuk mengikuti tes tertulis yang waktu itu test pertama dari beberapa test yang di syaratkan oleh perusahaan tersebut,aku berjumpa dengan kawan-kawan baru yang sangat asing datang dari berbagai daerah,dengan satu tujuan dan pengharapan yang sama ingin diterima.
Berkumpul dalam satu ruangan menunggu kertas ujian dibagikan,sambil mendengarkan sedikit ceramah dari para senior perusahaan,membuatku gugup dan tak percaya diri,
test yang berlangsung kurang lebih 2 jam,dimana materi dalam test tersebut belum pernah diajarkan disekolah,membuatku asal centang dan kacau pada saat itu.
Keyakinan ku yang tinggi dan pengharapanku yang mulia ini tiba-tiba jatuh terbanting bagaikan puing-puing sisa pecahan kaca tak berguna,karena proses yang aku lalui tidak sesuai dengan harapan awalku,aku menyerah dikarenakan aku tahu aku tidak mungkin akan diterima,aku memutuskan untuk pulang dengan membawa sedikit rasa kekecewaan.
Satu minggu sudah dirumah bingungpun terus menghampiriku,ingin melanjutkan sekolah lagi tapi keterbatasan biaya,ingin merantau tapi tak tahu mana yang dituju,seperti air diatas daun talas hidupku ini,akupun membeli koran mencari-cari lowongan kerja ,menghubungi teman-teman dekat yang sudah kerja,mencari tahu tentang lowongan kerja,dan apapun itu yang penting aku dapat pekerjaan,,teman baikku satu kampung yang saat itu merantau di yogyakarta membalas pesan singkatku,dia mengatakan bahwa ada lowongan kerja diperusahaan Retail ternama,tanpa berfikir panjang aku tanya tentang persyaratan pendaftaran dan aku langsung bergegas mengumpulkannya.
Keesokan harinya Yang pada waktu itu hari senin pagi setelah adzan subuh,aku berangkat keyogyakarta dengan tekat dan mengendari sebuah motor hitam butut tanpa ada kelengkapan stnk dan bpkb tanpa sim,dengan bermodalkan amplop lamaran berisikan syarat lamaran pekerjaan didalam sebuah tas dan niat serta tekat yang besar aku melaju menuju kos temanku,untung saja perjalanan Cuma 2 jam,belum ada polisi lalu lintas yang bertugas,titik aman pertama pun sudah terlewatkan.
Bertemu temanku dikosnya,saling ngobrol,tanya kabar dsb,dikarenakan perusahan retail itu juga tempat kerja temanku jadi aku nunggu temanku untuk siap-siap,,diantarkanya aku diruangan recruitment karyawan,
Pendataan dan test tertulis,yang sudah aku lalui,membuatku untuk menunggu kelulusan,waktu itu cukup banyak peserta calon karyawan yang mendaftarkan diri,kurang lebih 40 an orang,dan yang kesaring masuk ketest wawancara hanya sekitar 20 orang yang salah satunya adalah aku,dalam test wawancara yang berlangsung tidak terlalu lama untuk setiap pesertanya,yang memakan waktu kurang lebih 3-4 jaman dari keseluruhan peserta yang lolos.
Dikumpulkannya semua peserta dan keseluruhan dari hasil wawancara dinyatakan lulus semua dan selanjutnya mengikuti traning selama kurang lebih 2 minggu,dimana traning tersebut dilakukan 2 hari setelah pengumuman kelulusan tersebut.dengan hati senang dimana aku pulang membawa oleh-oleh untuk keluargaku tentang kelolosanku mengikuti test dan diterima masuk kerja.
Waktu itu matahari sudah terbenam waktu kuang lebih menunjukan pukul 16.30 wib,dikarenakan aku belum paham keseluruhan jalan dijogja,dan saat itu handphone yang saya bawa drop,baterai habis dan pulsapun juga habis,ingin ke kos temanku,tapi tidak tahu jalannya dikarenakan saat kesana aku menggunakan google map.dengan tekat yang bulat aku pulang bermodalkan doa disepanjang jalan.
Waktu perjalanan aku kesasar ke arah jalan borobudur magelang,dan kehabisan bensin,sambil beli bensin saya tanya arah ke tujuan rumahku,dan penjual bensin tsb berkata”masih jauh mas”sambil memberikan arahan jalan,,,,,singkat cerita,
Puji Tuhan,saya sampai kerumah,walaupun disepanjang jalan raya saat ada polisi aku menyelinap dikendaraan besar dan mobil-mobil besar,truck besar,,,Tuhan masih sayang aku,masih melancarkan segala urusanku,walaupun sebelum itu diombang ambingkan kesana kemari...hehe
Disetiap duka dan senangku  TUHAN YME akan selalu ada,dan menanggung semua yang aku perlukan didunia ini,terima kasih Tuhan atas semua nikmat yang Diberikan sampai saat ini,semoga aku selalu bersyukur atas nikmat yang diberikan dan tabah menghadapi ujian dariMu.
Setiap kesulitan pasti ada kemudahan yang akan datang menghampiri,dan disetiap kegagalan,Tuhan pasti merencanakan,menaruh kebaikan diantara yang terbaik untuk kita semua. Jangan menyerah,dan jangan memutuskan kehidupan dengan jalan pintas.kehidupan kita pasti berharga jika kita mempunyai semangat yang berharga pula...
Sampai disini cerita ku,,,,,,kepanjangan y,,,mohon maaf jika banyak salahnya,,,,see you again in the next my story.don’t forget be a great life. Good luck.

Rabu, 18 April 2018

Masih dalam lingkaran perjuangan


Masih dalam lingkaran perjuangan
Hari ini 18,04,2018 masih dalam lingkaran perjuangan untuk meraih hal yang menurutku itu positif untuk masa depanku,setelah beberapa hari off untuk write a article dikarenakan banyak sekali pekerjaan(ya bersukurlah dirumah saja masih diberikan nikmat Rezeki dari Tuhan),akhirnya hari ini bisa write again,masih dalam lingkaran perjuangan,cerita ini aku beri judul,kenapa itu judulnya karena memang setiap langkahku belum menemui titik teratas dari sebuah pengharapan besarku,tapi setidaknya dari hari kemarin,dahulu sampai masa lalu dibandingkan hari ini ada tingkatan kenaikan, naik satu level kalau para gamer berkata, tingkatan apa sih,ya tingkatan  untuk mewujudkan cita-citaku(my dream),ya,,,walaupun tidak signifikan drastis melambung ke level atas,seperti temanku bilang”mudah-mudahan ada spiral(per)dibawah penderitaanku yang bila dilepas akan penderitaan itu akan melambungkanku  kesebuah kebahagiaan yang dahsyat dan teratas”(berharap setiap usaha yang aku perbuat seperti itu)
Kemarin malam dalam benakku yang  kalut memikirkan beberapa rencana untuk dipersiapkan,dari perkataan yang harus dimulai dari mana,sebuah tindakan apa yang harus aku lakukan dsb,yang jadi satu dalam otak yang mungkin berdiameter kurang dari 20 cm ini,hduh,,,berputar-putarlah....hehe
Sampai tak sadarlah ketiduran,,,
Jam setengah 5 pagi tadi mata ini terbangun,dan bergegas langsung menuju didepan piano untuk persiapan rekaman portopolio karya musik,menentukan aransemen,menentukan penempatan tehnik-tehnik musik,menyisipkan pentatonik jawa,sunda,umum dsb,
Tak tersadarkan aku memijit-mijit tuts piano yang lembut itu,waktupun menunjukan pukul 07.00,belum beres-beres pekerjaan rumah tangga ku,hduhhh rumah tangga!!! sudah berkeluargakah?masih jomblo belum laku-laku ini(curhat,hehe)aku ini laki-laki tapi merangkap jadi perempuan,kok bisa ,karena aku tinggal dirumah nenek yang hanya berdua,sebenarnya rumah tinggal kedua orang tua ku juga tidak jauh sih paling 12 menit jika dijangkau memakai kendaraan.
Beres-beres yang memakan waktu kurang lebih 30 menit,kemudian aku persiapkan untuk memenuhi persyaratan lainnya,yang salah satunya adalah legalisir kesekolah smk ku dulu,langsung cuss ke sana,dengan jantung yang dag,dig,dug,der mendekati sekolah,langsung otomatis otak ini berpacu dengan waktu yang sedikit merasakan wus-wusnya angin karena laju kendaraan yang aku kendarai langsung merangkai beberapa kata yang amburadul menjadi sebuah kalimat-kalimat yang sesuai dengan EYD,itu dikarenakan yang aku hadapi adalah bapak soko guru smk itu/headmaster of my school.
Singkat cerita tahap pertama sudah berhasil kemudian ke tahap yang kedua yaitu membuat surat KIR(kesehatan) dipuskesmas terbesar sekecamatan,tiba disana,awalnya normal tidak ada yang aneh,hati yang lega melihat antrian yang tidak banyak,menambah semangatnya langkah kakiku untuk cepat-cepat mendapatkan sebuah surat KIR dari puskesmas itu,tiba diloket pendaftaran,dikarenakan bangunan yang sudah berubah dan peralatan yang semakin canggih dipuskesmas itu,aku ditertawakan karena tidak bisa menggunakan salah satu dari peralatan tersebut,sikap yang canggungpun terlintas disetiap nafasku waktu itu,tak cukup itu,antrian yang ditampilkan dilayar tv besar yang dari angka 04 langsung menuju ke 22,yang tak sadar itu adalah nomer antrianku,dipangil-panggil nomer antrian yang aku bawa itu,untung saja seorang ibu baik hati memberi tahu,aku yang bergegas langsung berdiri langsung menuju ke bagian pemeriksaan,kemudian petugas memanggil,”mas bukan kesitu tapi kesini dulu”
Hduhhhh canggihnya alat yang membuat kebingungan ini,membuatku terlena dalam setiap depakan langkah kecilku ini,,hehe
tak sadar setelah mendapatkan surat KIR yang aku iniginkan aku tertawa sendiri dalam hatiku,,,hehe(itu memang aku yang GAPTEK atau alatnya yang terlalu canggih y,,,hehe)
sembari temanku yang menunggu dirumah nenekku karena  sudah ada perjanjian sebelumnya,aku langsung pulang kerumah,dan kita langsung menuju tempat tujuan,,
sampai disini dulu teman-temanku,,see you again.don’t forget always be happy,

KISAH INI