Jumat, 30 Maret 2018

Puisi Teruntuk Mereka Yang Kusayang


Teruntuk Mereka Yang Kusayang

Kulihat perlahan garis setiap kulitNya
Tertulis indah langkah-langkah sejarahNya
Setiap kerlingan tergambarkan senyuman
Tanamkan sentuhan kasih-kasih abadiNya
       Melangkahkan kaki  menghabiskan malam
       Dengan tombak-tombak tua dilenganNya
       Mengayuh kuda-kuda kecil dijalanNya
       Memberi petuah-petuah kedamaian
Terlelapnya sang waktupun tak mampu surutkan sinarNya
Apalagi angin-angin malam penggoyah hidup ini
Menghukum diri untuk masa depan
Tak hiraukan luka-luka hinaan
       Lapuknya karang-karang lautan
       Tak pantaskah bila ku bertanya tentang kebencian
       Tentang benak-benak yang tersesat
       Yang sekejap lupa dalam perjalanan
       Mementingkan kemewahan dalam setiap pandangan
Ini bukan tentang mereka-meraka yang ingin sedikit memberi
Yang mencoba menyentuh ataupun menggenggam
Tapi tentang mereka yang pandai membayar
Merupiahkan kasih sayang,membeli pengorbanan
       Teruntuk Mereka yang kusayang
       Dariku yang yang tak berlengan ini
       Setiap dentingan langkah penunjuk arah ini
       Ingin sekali bersanding,bercerita
       Menyentuh,memeluk,mengusap dan merawat
       Melihat langkah hebatmu dan meneladani perjuanganmu
Dan teruntuk mereka yang kusayang
Dariku yang selalu meneteskan air mata ini
Baik saat ini ataupun lusa entah purnama datang
Yang tak tak tahu kapan datangnya ombak kecil lautan
Yang menyeret akan ketiadaan
Akan Sembah sujudku yang tertunda ini
       Mengembarapun tak akan aku temui lagi
       Tumpukan-tumpukan ilalang kecil yang menghijau
       Sinar-sinar yang bercahaya abadi
       Telah padam bersama sifat hitamku ini
Hari ini adalah kunci sayang
Hari lusa adalah pengharapan terang
Terabaikan akan setiap masa lalu
Yang telah menjadi rentetan kenangan
Teruntuk mereka yang kusayang walaupun telah habis nafas panjang ku
Budimu akan selalu kukenang disetiap cinta dalam kasih dan sayang abadi ini


Created by dwi setyawan
    


Salam bahagia untuk sobat-sobat tercinta,terima kasih telah meluangkan waktu dan mampir diblog belajar dan berkarya bersama ini,nah diartikel kali ini saya berhasil membuat karya puisi yang ke5 dengan judul”Teruntuk kamu yang kusayang”dengan singkat bahwa puisi ini bercerita tentang seorang anak yang hanya mementingkan kemewahan yang lupa akan pengorbanan dan kasih sayang yang mencintainya(dalam versi saya ini orang tua).
Semoga dengan puisi ini kita menjadi tergugah untuk menghargai setiap orang yang memberikan budi baiknya dan kasih sayangnya kepada kita,
Karya ini tidak sempurna masih banyak kesalahan makna ataupun lainnya,maka dengan kerendahan hati,mohon saran dan kritik,demi kesempurnaan karya saya dan dapat menciptakan karya yang berkualitas,terima kasih

GOOD LUCK

Kamis, 29 Maret 2018

2 Cara Membuat Possessive Case Of Noun Dan 8 Aturan Possessive Case Of Noun



2 Cara Membuat Possessive Case Of Noun
Dan 8 Aturan Possessive Case Of Noun
“Ayo Belajar Bahasa Inggris part4”


Dalam artikel yang keempat ini kita akan membahas tentang Possessive case Of Noun,
Diartikel ini akan dijelaskan bagaimana membuat Possessive case dan aturan-aturan penempatan Possessive case Of Noun,langsung saja kita akan membahasnya,
*Possessive case Of Noun adalah kasus kepemilikan dari kata benda.


  • ·        2 Cara Membuat possessive case Of Noun yaitu


1.Dengan menambahkan apostrof”s”(‘s) pada kata bendanya
·         Ada 2 aturan dalam penambahan apostrof”s”(‘s),yaitu
A, Menambahan apostrof”s”(‘s ) pada Singular Noun(kata benda tunggal)
Contoh:
*The teacher’s pen (pena guru itu)
*Budi’s bag (tas budi)
*His friend’s motorcycle (sepeda motor temannya)
*Her mother’s book (buku ibunya)
*your aunt’s ring (cincin bibi kamu)
B, Menambahan apostrof”s”(‘s ) pada Plural Noun(kata benda jamak) yang tidak memakai akhiran “s” atau kata benda jamak yang tidak beraturan.
*Plural Noun tidak beraturan sudah dibahas di”Ayo Belajar Bahasa Inggris Part2”
Contoh:
*The geese’s feather (bulu angsa- angsa itu)
*The women’s miror (kaca wanita-wanita itu)
*The children’s hat (topi anak-anak itu)
*The men’s group (kelompok pri-pria itu)

2,Dengan menambahkan apostrof”(‘ )” pada kata bendanya
·         Ada 3 aturan dalam penambahan apostrof”( ‘ )” yaitu:
A,Menambahkan apostrof”( ‘ )”pada Plural Noun yang berakhiran huruf “s”,
Contoh:
*The boys’ books (buku anak laki-laki itu)
*The girls’dolls (boneka anak perempuan itu)
*The teachers’laptops (laptop guru-guru itu)
*The doctors’stethoscopes(stetoskop dokter-dokter itu)
B, Menambahkan apostrof”( ‘ )”pada  Singular Noun yang berakhiran huruf “s”
Contoh:
*Lilis’pen (pensil Lilis)
*Aris’box (kotak kepunyaan aris)
*Tyas’invention (hasil ciptaan Tyas)
C, Menambahkan apostrof”( ‘ )”pada suku kata terakhir dari kata benda berakhiran”S”atau”Ce”dan diikuti kata “Sake”
Contoh:
*For conscience’ sake (Demi suara hati nurani)
*For Godness’ sake (Demi Tuhan)
*For old time’ sake (Demi masa lalu)
*For this life’ sake (demi hidup ini)

  • ·         8 Aturan Possessive Case Of Noun

1,Possessive case digunakan untuk semua kata benda yang menunjukan orang
Contoh:
*Billy’s book (buku milik Billy)
*Father’s mirror (kaca milik ayah)
2, Possessive case digunakan untuk semua kata benda yang berjiwa,selain manusia
Contoh:
*The lion’s claw (cakar singa itu)
*The monkey’s tail (ekor monyet itu)
3, Possessive case digunakan untuk semua kata benda yang menunjukan waktu
Contoh:
*Yesterday’s lesson(pelajaran kemarin)
*a week’s leave(cuti seminggu)
4, Possessive case digunakan untuk semua kata benda yang menunjukan jarak atau ukuran
Contoh:
*a 200 meter’s distance(jaraknya 200 meter)
*a mile’s distance(jaraknya 1 mil)
5, Possessive case digunakan untuk semua kata benda yang menunjukan berat
Contoh:
*a ton’s weight (beratnya 1 ton)
*a kilo’s weight (beratnya 1 kilo)
6, Possessive case digunakan untuk nama-nama negara yang menunjukan kehebatannya
*America’s power (kekuatan amerika)
*Indonesian’s patriots  (pecinta tanah air indonesia)
7, Possessive case digunakan untuk semua kata benda yang menunjukan kebesaran,kemuliaan dan keagungan
Contoh:
*Ocean’s roar (gemuruh lautan)
*Duty’s call (panggilan tugas)
8, Possessive case tidak digunakan untuk kata benda yang menunjukan benda mati atau benda yang tidak bernyawa
Contoh:
*The house’s door (pintu rumah itu) ini contoh kalimat yang salah
Pembenarannya:The door of the house (pintu rumah itu)
*The car’s tyre (ban mobil itu) ini contoh kalimat yang salah
Pembenarannya:The tyre of the car (ban mobil itu)
Atau terkadang kata benda ini digunakan sebagai kata sifat
* The door of the house menjadi The house door
* The tyre of the car menjadi The car tyre

  • ·         Catatan penting

*Apostrof “s” (‘s) adalah pengganti dari “Of”,dan kata “Of”mempunyai 2 arti
1,Berarti kepunyaan atau milik
Contoh:
*The book of David =  David’s book
2,Tidak berarti,bahwa sesuai dengan kaidah bahasa inggris bahwa 2 kata benda tidak boleh bergandengan kecuali itu digunakan untuk kata sifat
Contoh:
*The pages of The book  kata sifatnya menjadi The book pages

*Kata benda yang menunjukan tempat atau Gedung umumnya dihilangkan dalam possessive case
Contoh:
*i’m buying the book at Gramedia’s book store (saya sedang membeli buku itu di toko buku gramedia) book store umumnya dihilangkan menjadi
*i’m buying the book at Gramedia’s (saya sedang membeli buku itu di toko buku gramedia)

Itu  tadi pembahasan 2 Cara Membuat Possessive Case Of Noun Dan 8 Aturan Possessive Case Of Noun semoga dapat membantu teman-teman dalam belajar bahasa inggris.



Bersambung,
“Ayo Belajar Bahasa Inggris part5”

Rabu, 28 Maret 2018

puisi tangan-tangan hitam


Tangan-tangan hitam

Mencoba  menepi dalam kehampaan
Menghasut hati akan jiwa yang sendu
Tak q mengerti mengapa sang angin hidup berkeliaran diluar sana
Dan tak q mengerti mengapa  angin mengepakan sayap hitamnya
Semua telah jadi satu dalam keheningan malam untuk menjadi  satu pertanyaan
Mengapa semua ini terjadi begitu cepat dan sesat
            Tertunduk sejenak kepala ini
            Dengan beraninya aku langkahkan kaki ini sejangkah demi sejangkah
            Pada akhirnya aku terhenti dalam sebuah gubuk reyot dengan atap daun tebu
            Didindingi anyaman bambu yang mulai rapuh
            Tak satupun burung berkicau,tak satupun jangkrik berderik
            Anginpun mulai berubah arah
            Semua kacau seolah-olah hidup ini diatas ranting-ranting  kecil
Penglihatan yang mulai rabun ini
Kupaksakan melihat beberapa orang  yang dijauh sana
Berjalan seperti berlari,mendekat seperti menjauh
Seolah-olah  menjerit dan meminta tolong
Memanggil-manggil tapi tak bersuara
            Kepalaku terangkat,mataku terbelalak,telingaku bergerak
            Tempatku berpijak seolah bergerak-gerak cepat
            Segerombolan kuda hitam ditunggangi tangan-tangan hitam
            Datang dari sebelah selatan mata angin
            Mendekati dan merayup suara-suara  yang sunyi itu
            Tak ada satupun yang menghalangi menatapnya pun tak terberanikan
            Yang pada saat itu angin terhenti sebentar
 Melangkah mendekati karang tajam
 Mencari tahu apa yang telah terjadi,mengapa terjadi,bagaimana bisa terjadi
 Tak satupun terjawabkan atas semua pertanyaan itu,
Hanya auangan srigala malam itu sang pemberi tanda
Benarkah itu,benarkah itu dan benarkah itu
Mengira-ira pun terfikirkan dalam benak yang gelap ini
            Tangan-tangan hitam yang bergejolak dengan cerahnya awan
            Menghalau semua pandangan hati tentang sentuhan putih
            Memercikan api-api kelemahan
            Pada setiap pandangan-pandangan nan kosong
Kebahagiaan yang dimilikinya pun perlahan tercabut oleh si tangan hitam
Pedih,sedih,pilu menjadi satu dalam setiap jasadnnya
Mengubur diri dalam setiap pengharapan yang pekat
Terbujur kaku dalam kesengsaraan
          Tangan-tangan hitam yang  enggan menoleh
          Menapakan telapak besarnya dipermukaan tangisan
          Membawa cerutu-cerutu hitam tajam
          Sembari tersenyum senyuman hina
Menyeret-nyeret budak dalam kegelapan
Menambahkan sayatan bagi para pelawan
Menendang-nendang tanpa perasaan
Itulah mereka raja kegelapan
           Tak terfikirkan oleh pengarang rangkaian
           Sudahkah ini tertuliskan dikertas merahMu
           Atau karma-karma kecil merayap disetiap rongga-rongga hidup ini
           Ataukah terlenanya burung merpati yang diam-diam mencuri
           Hingga sang mentari terbit tak satupun melihatkan nafas dinginnya
Apakah ini akan musnah atau sebuah kelahiran?
Apakah ini akan berakhir atau hanya sekelumit permulaan?
Meski seribu panah terlepas,tanya ini akan selalu menaung
Terdepanku hanya sebuah kata-kata usang
Dan terbelakangku hanya tindakan-tindakan kecil tak berarti
                                
                                           Pesan dari para mereka yang terkubur dalam kesengsaraan
                                           “Tetap berbaik dalam tindakan,itu akan menyejukanmu”
                      


Created by dwi setyawan

Salam sejahtera untuk kita semua,hallo sobat setia pembaca puisi dwi,kabar baikkah? Dwi harap semua dalam keadaan sehat dan bahagia,tak lekang oleh apapun rasa hormat dan terima kasihku kepada sobat setia yang telah meluangkan waktunya untuk mampir dan membaca karya-karya dwi
Dalam karya yang keempat ini,yang aku beri judul “Tangan tangan hitam”dimana menceritakan tentang penindasan kaum-kaum lemah,ketidakadilan,dan kesengsaraan yang dilakukan oleh penguasa kegelapan yang tanpa perasaan menindas dan menyiksa.
Mungkin ini saja  sobat setia penjelasan dari puisi diatas,jangan lupa untuk komentar saran dan kritik agar karya-karya dwi lebih sempurna dan bermanfaat,terima kasih
                                           “Tetap berbaik dalam tindakan,itu akan menyejukanmu”
GOOD LUCK

Tetap Jalani